DEKATKAN DAN JAUHKAN ANAK ANDA DENGAN INTERNET!!!

This item was filled under

By Qittun

Saya sendiri bingung kenapa saya menulis judul “Dekatkan dan jauhkan anak anda dengan internet”. Padahal saya sendiri belum punya anak bahkan belum menikah….
Terlepas dari itu semua, yang jelas saya mencoba mempunyai angan-angan “Disaat saya mempunyai anak” dalam menulis artikel ini (Emang bisa??)...
Kita tahu, zaman sekarang adalah era informasi yang mau atau tidak mau menuntut kita untuk menanamkan pengetahuan IPTEK sedini mungkin ke anak kita.
Kurikulum sekolah yang mengalami perubahan, kemajuan dan penyesuaian menurut alur yang berlaku saat ini, menjadikan anak anda mengikuti perkembangan ini juga.
Perkembangan dan pertumbuhan anak merupakan inti dari masa depan anak anda. Dari aspek Pertumbuhan mungkin dengan menyediakan pemenuhan kebutuhan fisik dan menghindarkan dari segala sesuatu yang bisa menggangu fisik anak, mungkin gampang-gampang susah menurut saya (Kalau menurut anda?).
Jika dari aspek perkembangan, Pemenuhan kebutuhan kasih sayang dan sikap dari orang tua, saudara dan teman-teman bermain menjadi hal yang wajib dilakukan. Namun apakah itu cukup….?
Di sekitar lingkungan saya, banyak anak-anak usia SD (Sekolah Dasar) yang sering nongkrong di WARNET, saya tidak tahu menahu tentang apa yang mereka cari dari internet, mereka datang dalam jumlah yang besar…. Terkadang juga memenuhi WARNET Sehingga saya sebal karena tidak kebagian tempat, dan terpaksa untuk mengantri.
Saya sempat kaget, Salah satu dari mereka ada yang merokok dan ber”join” dengan temannya, sehingga saya membayangkan jika salah satu dari orang tua mereka datang dan mengetahui anaknya merokok dengan santai di WARNET… atau….misalnya yang menjadi orang tua mereka itu saya (Bingung mau diapain tuh anak)…
Setelah itu terlintas dari pikiran saya, anak usia SD zaman sekarang udah pintar bermain internet…tapi pertanyaan itu terjawab setelah saya mendapat tempat setelah mengantri di WARNET tersebut, komputer yang saya tempati adalah “Bekas” dari anak-anak SD yang sudah puas bersurfing ria di internet, setelah saya login dan menjalankan program browser…saya tidak menyangka dan kaget ternyata anak-anak tadi berselancar ke situs-situs dewasa…Siapa yang mengajari ya…
Mereka (Anak-anak) mungkin bilang pada orang tua mereka saat izin pamit keluar “Pak/bu ane mau keluar main bola ama teman-teman”, eh gak tahunya nongkrong di WARNET dengan misi KHUSUS.
Mungkin ini pelajaran buat anda (Para Orang tua) untuk tetap mendidik, menjaga dan mengawasi anak anda, tapi bagaimanapun juga mereka dalam masa yang rentan dan mencari jati dirinya masing-masing. Saya yakin anda pasti sudah berusaha dengan maksimal.
Ingat perkembangan anak merupakan acuan menuju masa dewasa, saya sendiri tidak berharap anak-anak penerus bangsa ini menjadi pengikut budaya luar yang mengajarkan “KERUSAKAN MORAL”
Ini bukan salah dari para Ortu, tapi saya lebih menyesalkan Kebijakan pemerintah yang hanya Seperempat-seperempat…
Pemerintah pernah mengumbar janji untuk memblokir seluruh situs dewasa di indonesia
(Tapi hanya situs indonesia tidak termasuk situs luar negeri yang lebih dasyat)

Pemerintah menghimbau agar para pemilik WARNET di indonesia untuk untuk menyaring situs yang dianggap MENYESATKAN.
(Disertai ke-lemotan pemerintah para pemilik WARNET juga takut kehilangan pelanggan mereka yang rata-rata penggemar situs dewasa, sehingga mereka tidak jadi memblok situs-situs tersebut).
Pesan saya kepada Orang Tua adalah :
Jangan sekali-kali remehkan anak anda, berilah himbauan yang baik dan mendidik dan tidak bersifat otoriter.

2 komentar on "DEKATKAN DAN JAUHKAN ANAK ANDA DENGAN INTERNET!!!"

  • April 6, 2009 at 10:51 PM
    Aku pake internet sekedar untuk ikut kontes seo dr mas pogung kampanye damai pemilu indonesia 2009 ga lebih,...
    Semoga internet bisa memajukan bangsa dan negri ini..
  • June 16, 2009 at 10:50 PM
    wow it is good post.....saya ijin bookmark situs ini.

    Saya juga ingin menyebutkan "langit sangat nyata buku" (heaven is so real book) oleh Choo thomas yang totally berubah hidup saya.


Post a Comment